Agen Bola Piala Dunia – Bayi Delapan Bulan diperkosa, India meradang

Agen Bola Piala Dunia – Bayi Delapan Bulan diperkosa, India meradang

There is growing anger in India against rape and sexual violence

Agen Bola Piala Dunia – Seorang bayi perempuan berusia delapan bulan telah diperkosa oleh sepupunya di ibukota India, Delhi. Bayi tersebut dilaporkan berada dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit lokal setempat ia dirawat sejak dilarika dalam keadaan luka ‘terluka yang mengerikan’.

Polisi mengatakan kepada wartawan bahwa mereka telah menangkap tersangka pelaku yang di gambarkan sebagai buruh harian berusia 28 tahun.

Kepala komisi Perempuan Delhi, Swati Maliwal, yang menunjungi bayi itu di rumah sakit, menggambarkan bahwa luka-luka yang diderita bayi itu “sangat mengerikan”. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu namun terungkap ke publik pada hari Senin setelah media lokal melaporkannya.

Menurut Swati Maliwal dalam cuitannya, bayi perempuan itu harus menjalani operasi selama tiga jam. “Jeritannya yang menyayat hati terdengar di seantero unit perawatan insentif rumah sakit itu. Dia mengalami luka mengerikan di organ tubuh bagian dalam,” tulisanya di Twitter.

AGEN BOLA PIALA DUNIA 2018

Dia mengunggah berbagai cuitan lain yang mengungkapkan keamarahannya. Sorotan terhadap kekerasan seksual meruyak di India sejak terjadinya pemerkosaan beramai-ramai yang dilanjutkan dengan pembunuhan terhadap seseorang mahasiswa 23 tahun di sebuah bus di ibukota Delhi, pada tahun 2012.

Kejahatan tersebut memicu gelombang protes hari-hari dan memaksa pemerintah untuk mengesah undang-undang anti-pemerkosaan protes berhari-hari dan memaksa pemerintah untuk mengrsahkan undang-undang anti-pemerkosaan yang lebih kerasa, termasuk pencamtuman hukuman mati.

Namun, serangan seksual brutal terhadap perempuan dan anak-anak dilaporkan terus saja terkadi di berbagai pelosok negeri.

Agen Bola Piala Dunia – Bayi Delapan Bulan diperkosa, India meradang

posted by : 

AUXBET.NET

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *